Showing posts with label 1998. Show all posts
Showing posts with label 1998. Show all posts

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL-BEDAH VOL. 2, Barbara Engram

Judul/Title: Rencana Asuhan Keperawatan Medikal-Bedah
Volume 2
Penulis/Author: Barabara Engram
Penerbit/Publisher: EGC
Edisi/Edition: 1998
Halaman/Pages: 256
Dimensi/Dimension: 24 x 19 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 75.000,-
Call No.: 246/Eng/r/C.1
Lokasi/Location: Bandung
Status: Ada/Available

***

Buku referensi inovatif ini menyajikan rencan asuhan keperawatan esensial yang Anda perlukan untuk pasien yang mengalami perubahan kesehatan medikal/bedah. Buku ini berisi intervensi keperawatan yang berfokus pada pencapaian hasil-pasien.

Lebih dari 105 rencana perawatan, disusun berdasarkan sistem tubuh untuk kemudahan akses informasi.

Daftar cek kompetensi, mencakup perilaku dan keterampilan keperawatan yang meningkatkan probabilitas hasil pasien yang diharapkan.

Pertimbangan Pulang, mengidentifikasi area untuk memfokuskan pada perencanaan pulang secara mudah.

Pedoman pengkajian fisik berfokus pada pengkajian awal dan pengkajian yang terus menerus

Kondisi medikal-bedah dihubungkan dengan diagnosa keperawatan yang dikemukakan oleh NANDA untuk memudahkan pengembangan rencana keperawatan yang cepat.

Untuk kemudahan akses, buku teks ini dibagi menjadi 3 volume.
  • Volume 1: Masalah-Masalah Sistem Pernapasan; Perkemihan; dan Gastrointestinal.
  • Volume 2: Masalah-Masalah Sistem Muskuloskeletal; Vaskuler; Hematologis; Kardiovaskuler; dan Sensori.
  • Volume 3: Masalah-Masalah Sistem Hepar, Bilier, dan Pankreas; Endokrin; Saraf; Reproduksi dan Integumen.
Referensi ini sangat tepat sebagai pedoman rencana asuhan keperawatan bagi peserta didik keperawatan dan praktisi keperawatan diberbagai jenjang dan lokasi praktik.

STROKE: APA YANG SEHARUSNYA KELUARGA KETAHUI, Elaine Fantle Shimberg

Judul/Title: Stroke: Apa yang Seharusnya Keluarga Ketahui
Penulis/Author: Elaine Fantle Shimberg
Penerbit/Publisher: Pustaka Delapratasa
Edisi/Edition: 1998
Halaman/Pages: 230
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Hargal/Price: -
Call No.: 823/Shi/s/C.1
Lokasi/Location: Bandung
Status: Terjual/Sold

***
Ketika orang yang Anda sayangi selamat dari stroke, Anda pasti gembira. Sekaligus cemas akan hari-hari mendatang. Anda pun bingung oleh informasi medis dari para dokter dan perawat.

Penulis spesialis bidang kesehatan Elaine Shinberg -- kedua orang tuanya menderita stroke tapi mampu bertahan hidup -- membantu Anda memahami cara bertindak cepat dan efisien untuk merawat penderita stroke.

Shinberg telah mewawancarai lebih dari 100 pasien dan keluarganya. termasuk pari ahli terapi: tuna wicara, penyakit jabatan, dan fisiologi. Juga para dokter, perawat, dan psikolog sehingga mampu memberi panduan mendalam dan penuh kasih dalam merawat penderita stroke.

Buku ini memamparkan:
  • Siapakah anggota keluarga yang mudah terserang stroke
  • Prosedur dan pemeriksaan di ruang gawat darurat
  • Apa yang bisa Anda lakukan di rumah sakit
  • Membantu pemulihan pasien yang baru pulang dari rumah sakit
  • Kapan saat yang tepat untuk berobat jalan
  • Dukungan moral dalam proses penyembuhan
  • Cara mengatasi stress, depresi, dan hambatan komunikasi
  • Program latihan dan menu diet bagi penderita stroke
  • Dan masih banyak lagi

MEMOAR OEI TJOE TAT, Oei Tjoe Tat

Judul/Title: Memoar Oei Tjoe Tat: Pembantu Presiden Soekarno
Penulis/Author: Oei Tjoe Tat
Penerbit/Publisher: Hasta Mitra
Edisi/Edition: 1998
Halaman/Pages: 412
Dimensi/Dimension: 14.5 x 21 x 2cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga Jual/Sale Price: -
Call No.: 920/Tat/m/C.1

***
Pengangkatan seorang keturunan Tionghoa menjadi Menteri, disamping yang setuju tentu ada yang tidak, bahkan mungkin dari kalangan keturunan Tionghoa sendiri ada yang tidak senang, walaupun tidak dinyatakan terbuka. Sejak muda, Oei Tjoe Tat sangat aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, akan tetapi dia tidak dikenal sebagai politikus, malah menurut hemat saya Oei Tjoe Tat boleh dikatakan a-politis. Tetapi itu pula rupanya menjadi salah satu pertimbangan Presiden Soekarno untuk mengangkatnya menjadi pembantunya setelah cukup lama mengobservasi bahwa sikap "a-politis"-nya justru positif karena dia lurus, berani dan correct dalam sepak-terjangnya.

Saya dapat membayangkan betapa suatu kontroversi dialami dalam dirinya, sebab di satu pihak dia sangat percaya pada Soekarno dan hak-hak azasi manusia, di lain pihak suasana dan praktek revolusioner di masa itu tidak selalu menghormati hak-hak azasi. Membaca memoarnya kita melihat bagaimana suatu pribadi meluncur ke dalam sejarah, bukan sosok yang berpamrih melemparkan diri ke dalam sejarah.

Setelah 50 tahun merdeka, separohnya dalam zaman Orde Baru, seyogianya selesailah segala kontroversi sosial-politik di masa lalu karena isu-isu baru yang lebih relevan perlu dihadapi.

ZAMAN EDAN, Ronggowarsito

Judul/Title: Zaman Edan
Penulis/Author: Ronggowarsito
Penerbit/Publisher: Bentang Budaya
Edisi/Edition: I, 1998
Halaman/Pages: 176
Dimensi/Dimension: 10.5 x 14 x 0.5 cm
Sampul/Cover: Softcover
Bahasa/Language: Indonesia
Harga Jual/Sale Price: -
Call No.: 133.3 /Ron/z/C.1
Status: Terjual/Sold

***
Hidup di zaman edan
gelap jiwa bingung pikiran
turut edan hati tak tahan
jika tidak turut
batin merana dan penasaran
tertindas dan kelaparan
tapi janji Tuhan sudah pasti
seuntung apa pun orang yang lupa daratan
lebih selamat orang yang menjaga kesadaran

Dalam tradidi kepustakaan Jawa, Ronggowarsito dianggap sebagai pujangga penutup, atau pujangga terakhir. Setelah kematian Ronggowarsito, sudah tidak ada lagi, dan tidak mungkin lagi ada, seorang pujangga. Meskipun sekarang ini masih tetap ada orang-orang yang menulis berbagai karya dalam Bahasa Jawa, mereka hanya para penulis dan bukan pujangga.

Seorang pujangga, menurut tradisi ini, bukan sekadar seorang penulis, melainkan juga memiliki kemampuan dan otoritas menangani persoalan-persoalan dunia spiritual. Kadangkala mereka juga disebut nujum istana. Dalam ekspresi aslinya, pujangga haruslah seorang yang memiliki kemampuan sambegana, kecerdasan dan daya ingat yang kuat, serta nawungkrida, kemampuan menangkap tanda-tanda alam maupun zaman yag tidak diketahui orang biasa.

Kemampuan ini, menurut riwayat, benar-benar dimiliki Ronggowarsito. Dalam hal sambegana, tidak diragukan lagi Ronggowarsito adalah orang yang mumpuni di zamannya dalam ilmu bahasa dan sastra.

FOR A FUTURE TO BE POSSIBLE: BUDDHIST ETHICS FOR EVERYDAY LIFE, Thich Nhat Hanh

Judul/Title: For A Future to Be Possible: Buddhist Ethics for Everyday Life
Penulis/Author: Thich Nhat Hanh
Penerbit/Publisher: Parallax Press
Edisi/Edition: 1998
Halaman/Pages: 147
Dimensi/Dimension: 16.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 99.000,-
Call No.: 294.3/Han/f
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***
THE FIVE MINDFULNESS TRAININGS are the basic statement of ethics and morality in Buddhism. In For a Future to Be Possible, Zen Master and peace activist Thich Nhat Hanh discusses these Five Mindfulness Trainings and offers insight and challenges for how they might play an important role in our personal lives and in society. Nhat Hanh calls the Five Trainings a "diet for mindful society," a nd he hopes that this book will launch a discussion, transcending sectarian boundaries, on how we can agree upon and practice moral guidelines that will allow us to sustain a compassionate and sane life together.

"At the foundation of each one of these trainings is mindfulness. Mindfulness protects us, our families, and our society, and ensures a safe and happy present and a safe and happy future. I believe these Five Mindfulness Trainings are medicine for our time."
--Thich Nhat Hanh, from For a Future to Be Possible