Showing posts with label BUKU ANTIK. Show all posts
Showing posts with label BUKU ANTIK. Show all posts

TENAGA KERJA WANITA INDONESIA, Woro Dyah Edining Palupi & Kamariah Tambunan

Judul/Title: Tenaga Kerja Wanita Indonesia: Sari Karangan
Penulis/Author: Woro Dyah Edining Palupi dan Kamariah Tambunan
Penerbit/Publisher: Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah LIPI
Edisi/Edition: 1989
Halaman/Pages: 71
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 89.000,-
Kode/Code: 00.00.61
Call No.: 016/Pal/t
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***
Wanita sangat berperan dalam mengisi pembangunan. Keadaan ini dapat terlihat pada tenaga kerja wanita yang jumlahnya terus meningkat dari 14,1 juta pada tahun 1985 menjadi 35 juta dan 61 juta pada tahun 1980 sampau 1985.

Ditinjau dari tempat atau daerah, maka angka pertumbuhan rata-rata setiap tahun tenaga kerja wanita di daerah kota lebih tinggi serta cenderung meningkat dari 5.59 % enjadi 6,05 %. Di daerah pedesaan terjadi sebaliknya dari 2,07% (periode 1971-1980) menjadi 1,73% selama periode 1980-1985 (sensus penduduk 1971), 1980 dan SUPAS (1985).

PENGAKUAN PARIYEM, Linus Suryadi AG

Judul/Title: Pengakuan Pariyem
Penulis/Author: Linus Suryadi AG
Penerbit/Publisher: Sinar Harapan
Edisi/Edition: I, 1981
Halaman/Pages: 244
Dimensi/Dimension: 14 x 21.5 x 2.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 59.000,-
Call No.: 813/Sur/p/C.1
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***

"..... Pengakuan Pariyem dia kerjakan dalam periode 1978-1980. Linus Suryadi yang dikenal sebagai penyair yang kuat dalam lirik, kiranya menemukan kesempatan luas untuk merefleksikan suasana lingkungannya, melalui karya ini. Dan dapat dilihat sebagai pujangga Jawa Lama dahulu yang dengan kekuatan lirik mengungkapkan dunia di luar dirinya setelah melalui pemikiran Jawa. Sebagai orang Kejawen. Linus memang jadi pribadi yang khas, lebih-lebih ... "
- ASHADI SIREGAR-

" .... Pengakuan Pariyem ini, bagi saya membuktikan bahwa karya sastra mampu bicara banyak tentang gejala sosial, tentang kehidupan kultur dan manusia yang diwarnai oleh pola kultur itu. Bahkan banyak nuansa yang lebih banyak dapat kita tangkap, yang mungkin tidak mampu ditampilkan oleh karya-karya ilmiah atau hasi-hasil penelitian ilmiah yang 'Excellence' sekali pun."
-Drs. HOTMAN M. SIAHAAN-

ANAK BAJANG MENGGIRING ANGIN, Sindhunata

Judul/Title: Anak Bajang Menggiring Angin
Penulis/Author: Sindhunata
Penerbit/Publisher: Gramedia
Edisi/Edition: II, 1984
Halaman/Pages: 363
Dimensi/Dimension: 14 x 20.5 x 1.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 64.000,-
Kode/Code: 00.00.09
Call No.: 813/Sin/a/C.1
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***
Buku ini merupakan penyempurnaan dari kisah Ramayana, tulisan Sindhunata, yang telah dimuat sebagai serial di Harian Kompas setiap hari Minggu selama tahun 1981. Pengarang menimba ilham penulisan buku ini dari kisah Ramayana sebagaimana sedang hidup di kalangan masyarakat Jawa. Tetapi buku Anak Bajang Menggiring Angin ini sebenarnya sebuah versi baru karena yang dilukiskan adalah harapan dan kerinduannya sendiri, yang sangat diwarnai oleh latar belakang dimana wayang berperan. Dan tokoh-tokoh wayang, yang memang imaginatif ternyata banyak membantu menuangkan maksudnya.

Buku ini akan menggugah pembaca untuk mempertimbangkan adanya suatu kenyataan lain, yang barangkali sedang dilalaikan. Ditampilkan suatu kisah, yang mengandung suatu kemustahilan, sesuatu yang asing untuk pengalaman biasa, mungkin sebuah impian kosong, bila dipandang dari kenyataan sehari-hari. Tetapi kekuatan dari karya sastra ini justru terletak dalam menjalin kisah tentang impian seakan-akan tampil sebagai cita-cita.

Siapa dapat memastikan: apakah kenyataan sesungguhnya impian dan impian malah justru kenyataan, karena tidak semua impian berakhir dalam kesia-siaan? Buku ini memberi harga yang mahal dan nilai yang tinggi terhadap impian manusia.

THE SAYINGS OF MAHATMA GANDHI, Gandhi

Judul/Title: The Sayings Of Mahatma Gandhi
Penulis/Author: Mahatma Gandhi
Penerbit/Publisher: Graham Brash Singapore
Edisi/Edition: 1984
Halaman/Pages: 99
Dimensi/Dimension: 13 x 18.5 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 1.310.000,-
Kode/Code: 00.00.08
Call No.: 180/Gan/s/C.1
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***
Although Gandhi denied the sainthood that others pressed upon him, and claimed to be no more than a practical realist with less than average ability, there has never been any doubt in the minds of millions of his admires that he was somehow a man of another order- more sensitive, more aware, more highly conscious than even the most gifted of men. He brought to the world the priceless gift of a new hope for its salvation through nonviolence; a concept far from nebulous and ineffectual, as his countrymen were to discover in their struggle for India's independence.

But to understand Gandhi and the influence he was to become India, South Africa and the world at large, one must come to terms with some of the more complex aspects of his creed - Ahimsa, Satyagraha, and his devotion to the Bhagavadgita.

This book is selection of Ghandi's sayings, arranged in an order of progession so that his his idea and philosophy become more accessible to the reader wishing to develop a broader understanding of this remarkable man, who, for many, remains the greates mortal of this country.

JALAN SANG SALIK DI MUSIM SEMI, Idries Shah

Judul/Title: Jalan Sang Salik Di Musim Semi
Penulis/Author: Idries Shah
Penerbit/Publisher: Risalah Gusti
Edisi/Edition: 2003
Halaman/Pages: 287
Dimensi/Dimension: 12 x 17 x 0.5 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 55.000,-
Call No.: 194/Sha/j/C.1
Status: Ada/Available

***
"Hari ini sufisme adalah sebuah nama tanpa realitas--pada mulanya Sufi adalah realitas tanpa nama." 
(Kutipan dari Tokoh Sufi Kuno Fusyanji)

"Empat Naskah Sufi Klasik", yang ada di tangan pembaca ini, yang dimulai dari al-Ghazali: Relung Cahaya-cahaya; as-sana'i: jalan Sang Salik; dan Jami: Tempat Kediaman di Musim Semi, dan Salaman dan Absal. Keempat karya tersebut dianggap karya terbesar dalam tradisi Sufi klasik. Dan masa dari ketiga Guru kearifan kita dimulai dari masa kelahiran al-Ghazali (1058), dan sampai pada saat kematian Jami.Saat mencermati "Empat Naskah Sufi Klasik" itu yang tampak adalah suatu pencarian Hakikat, al-Haqq, yang ditunjuk adalah suatu pencarian Hakikat, al-Haqq, yang ditunjuk sebagai Tuhan dan bahwa manusia dapat berhubungan langsung dengan-Nya melalui metode-metode tertentu yang bersifat abadi. Dan merekalah: al-Ghazali, as-Sana'i, dan Jami, merupakan wakil-wakil dari Sufi klasik yang otentik.

PESAN OMBAK PADJAJARAN, Eka Budianta [Ed.]

Judul/Title: Pesan Ombak Padjajaran
Penulis/Author: Eka Budianta
Penerbit/Publisher: Pustaka Sastra
Edisi/Edition: 1993
Halaman/Pages: 170
Dimensi/Dimension: 18 x 10 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 70.000,-
Kode/Code: 00.00.07
Call No.: 811/Bud/p/C.1
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***

Sebagai komunitas, kampus merupakan tempat pergulatan pemikiran, pengasahan daya kritis, pembangunan obsesi, pelatihan daya kepekaan, atau pendewasaan kecendikiaan dalam menangkap realitas. Dari kampus pula bisa lahir pembaruan-pembaruan. Itulah kekuatan kampus. Ia bisa menangkap sesuatu yang terlepas, bahkan merefleksikan dan mensosialisasikannya.

Ada sejuta lebih cara yang bisa dilakukan. Ada yang lewat "parlemen jalanan", penelitian, terjun langsung membantu masyarakat, tapi bisa juga lewat puisi. Melalui puisi, sekelompok cendikiawan Universitas Padjajaran yang tergabung dalam GSSTF, mencoba menangkap realitas. Ada yang berupa gumam, tapi ada juga yang mengetengahkan pemikiran: mengajak kita merenung, turut memikirkan, bahkan mengajak bertindak.Sebagai kado ulang tahun, Pesan Ombak Padjajaran dapat menjadi pengggugah kesadaran batin kita. Ia hadir sebagai curahan semangat, olah pikiran, cetusan untuk perasaan dan obsesi. Inilah bahan renungan untuk kalangan universitas: tidak saja untuk GSSTF, Universitas Padjajaran, tapi untuk seribu lebih kampus di Indonesia. Juga untuk Anda yang mencintai ilmu pengetahuan, menghargai kreativitas, berpikir rasional dan ilmiah.

THE CONFERENCE OF THE BIRDS, Farid Ud-Din Attar

Judul/Title: The Conference of The Birds
Penulis/Author: Farid Ud-Din Attar
Penerbit/Publisher: Penguin Books
Edisi/Edition: 1984
Halaman/Pages: 234
Dimensi/Dimension: 13 x 20 x 1.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 161.000
Call No.: 891.5/Att/c/C.1
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Ada/Available

***

Attar's great mystical poem opens when all the bird of the world gather together to begin the search for an ideal king.

What follows is a marvelous allegorical rendering of sufism -- the secretive and paradoxical form of Islamic mysticism. Like The Caterbury Tales, The Conference of the Birds consists of a group of stories bound together by a pilgrimage. The Way of the sufi is expounded here in tales that are often riddling and sometimes obscure, but full of incident and suspense, laced with quick character sketches and witty vignettes of everyday life in twelfth-century Persia. Above all, though, the poem puts into words themes of love and the search for divine unity; in conveying these Attar' has transformed belief into poetry, much in the same way that Milton or Dante did'.